Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pancawalujya di SMA Taruna Andigha. Salah satu materi yang diberikan kepada peserta didik baru adalah Budaya 6S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, dan Sahabat) sebagai bekal awal dalam membangun karakter dan menciptakan lingkungan sekolah yang positif.
Materi tersebut disampaikan oleh Ibu Asti Ariani, S.Si, guru mata pelajaran Kimia SMA Taruna Andigha. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Budaya 6S bukan sekadar kebiasaan sederhana, tetapi merupakan nilai-nilai yang menjadi fondasi dalam membangun hubungan yang baik antarwarga sekolah.
Ibu Asti menekankan bahwa kesan pertama atau first impression memiliki peran penting dalam membangun komunikasi dan rasa saling menghargai. Senyum yang tulus, salam yang sopan, sapaan yang hangat, sikap santun, serta kemampuan menjalin persahabatan menjadi langkah awal untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta didik baru mengikuti materi dengan antusias. Suasana kelas terasa hidup melalui sesi diskusi dan interaksi yang mengajak peserta memahami pentingnya menerapkan Budaya 6S dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Melalui materi ini, diharapkan seluruh peserta didik baru dapat menjadikan Budaya 6S sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Dengan karakter yang ramah, santun, dan peduli terhadap sesama, siswa tidak hanya mampu menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis, tetapi juga menjadi generasi yang berintegritas dan siap memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Penyampaian materi Budaya 6S menjadi salah satu langkah awal SMA Taruna Andigha dalam menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik baru. Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat terus diterapkan selama menempuh pendidikan dan menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan seluruh warga sekolah.
Penulis : Muhamad Fachrul Rozzy


Tinggalkan Balasan