Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai pelaksanaan hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pancawaluya di SMA Taruna Andigha pada Selasa, 21 Juli. Kegiatan diawali dengan Senam Indonesia Sehat yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat di kalangan peserta didik baru.
Sebelum senam dimulai, para siswa terlebih dahulu melakukan pengukuran detak jantung sebagai pengenalan sederhana terhadap pentingnya menjaga kondisi tubuh sebelum dan sesudah berolahraga. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi agar peserta didik memahami manfaat aktivitas fisik bagi kesehatan.
Senam dipandu secara langsung oleh Bapak Nur Husen, selaku Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SMA Taruna Andigha. Dengan penuh semangat, beliau mengajak seluruh peserta mengikuti setiap gerakan senam dengan benar dan penuh antusias. Setelah sesi utama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan senam yang dipimpin oleh para siswa, sehingga suasana semakin meriah dan interaktif.
Tidak hanya berolahraga, peserta didik juga mengikuti berbagai permainan kebersamaan yang dirancang untuk melatih kekompakan, kerja sama, dan komunikasi antarsiswa. Gelak tawa dan semangat kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan, menciptakan suasana yang hangat sekaligus mempererat hubungan antarpeserta didik baru.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta mengikuti makan bersama dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Momen ini tidak hanya menjadi waktu untuk menikmati hidangan bergizi, tetapi juga mempererat kebersamaan antara siswa, guru, dan panitia MPLS dalam suasana yang akrab.
Melalui kegiatan Senam Indonesia Sehat, SMA Taruna Andigha berharap peserta didik baru semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan fisik, membangun jiwa yang sportif, serta menumbuhkan semangat kebersamaan sejak awal menjadi bagian dari keluarga besar sekolah. Dengan tubuh yang sehat dan semangat yang positif, diharapkan para siswa siap mengikuti seluruh rangkaian MPLS dan proses pembelajaran di tahun ajaran baru.
Penulis : Muhamad Fachrul Rozzy


Tinggalkan Balasan